Gubernur Sulsel Dihujat Gara-gara Video Tolak Pengungsi Rohingya, Banyak yang Nggak Tahu Faktanya Begini....


DETIK METROGubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjadi sasaran kemarahan netizen usai video 'Tolak Rohingya' beredar di media sosial.

Video yang mulai beredar sekitar empat hari yang lalu itu memperlihatkan potongan wawancara Gubernur dengan awak media soal pengungsi Rohingya.

Dalam video itu terdengar dengan tegas bahwa Gubernur mengungkapkan rasa tidak sukanya pada pengungsi Rohingya di Makassar.

"Aku ndak suka itu pengungsi. Ngapain itu mereka di sini, saya nggak suka. Kalau mereka pindah dari sini lebih suka," kata Yasin dalam video.

Ia juga akan mempermudah proses kepulangan para pengungsi jika memang berniat kembali ke daerah asalnya.

Potongan video itu turut diunggah akun Facebook Kanal Takalar pada 4 September dan sudah ditonton lebih dari 870 ribu kali dan 9,5 ribu lebih dibagikan.

Sontak video itu memantik emosi banyak netizen.

Banyak yang menuliskan cacian terhadap SYL menyusul tersebarnya video itu.

Namun sebuah fakta baru terungkap, menyusul klarifikasi yang dilakukan Gubernur Sulsel secara langsung.

Dikatakan Gubernur bahwa video yang beredar adalah video lama, sehingga pernyataan yang terdapat di dalam video tersebut menurutnya beda konteks apabila dikaitkan dengan situasi yang terjadi di Myanmar saat ini.

"Oleh karena itu tidak betul bila disebut pemerintah Sulawesi Selatan menolak pengungsi dari Rohingya," ujarnya.

Ia pun menjelaskan, bahwa pernyataannya saat itu untuk menjawab pertanyaan media terkait kekacauan antara pengungsi dan polisi.

"Jadi yang kita tolak yang membuat anarkis di daerah ini, apalagi hanya untuk target media," lanjutnya. (tribunnews.com/detikmetro.com)

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Rubrik Opini menampung artikel yang sepenuhnya adalah padangan pribadi penulis dan tidak mewakili redaksi. Isi dan pandangan dalam opini merupakan tanggung jawab penulis. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
© Copyright 2017 DetikMetro.com - All Rights Reserved