DETIK METRO - Calon gubernur Anies Baswedan blakan-blakan soal kedatangannya ke markas Front Pembela Islam (FPI). Menurut Anies, kehadirannya atas undangan diskusi yang diselenggarakan Ormas keagamaan pimpinan Habib Rizieq.

Namun selang beberapa hari justru yang muncul spanduk FPI memberi dukungan kepada pasangan nomor urut 1 Agus Yudhoyono- Sylviana Murni. Spanduk tersebut beredar di sejumlah titik di Jakarta.

Pantauan merdeka.com, Rabu (4/1), spanduk itu terdapat di jembatan Transjakarta kawasan Cawang, Jakarta Timur. Kemudian, spanduk bertuliskan 'Mari Jihad bersama FPI dukung Agus-Sylvi' itu juga ada di Universitas Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam spanduk itu juga terdapat foto Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Sebenarnya bukan kali ini saja FPI dikait-kaitkan dengan pasangan diusung Poros Cikeas itu. Sebelumnya sempat beredar pesan berantai dari laman Facebook Front Pembela Islam (FPI) menyatakan dukungan terhadap pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni di Pilgub DKI 2017.

Informasi ini menjadi polemik di tengah isu Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sempat dituding sebagai dalang aksi demonstrasi 4 November.

Dalam pesan itu, laman yang disebut milik FPI tersebut mengatakan Agus-Sylvi sosok pemimpin yang berakhlak, beradab, santun dan dekat dengan rakyat. Namun rupanya, kabar dukungan tersebut dibantah tegas FPI.

Penelusuran merdeka.com, laman milik FPI memang sama sekali tak memuat seperti apa yang dituliskan dalam tautan yang beredar di pesan berantai WhatsApp tersebut. Postingan terakhir FPI mengenai situs-situs yang ditutup sepihak oleh pemerintah.

Wakil Ketua Umum FPI Jafar Shodiq mengatakan, FPI tidak ada urusan dengan dukung mendukung di Pilgub DKI. Dia menyebut, broadcast yang beredar itu merupakan fitnah belaka.

"Saya Waketum FPI, tidak ada mendukung-mendukung, tidak ada dukung mendukung dengan Pilkada DKI," kata Jafar dilansir Merdeka.com, Jumat (11/11).

Jafar menegaskan, kabar FPI mendukung calon tertentu di Pilgub DKI adalah fitnah. Menurut dia, fitnah ini ditujukan ke FPI sebagai respons aksi 4 November 2016 lalu yang ingin kasus penistaan agama Basuki T Purnama ( Ahok) diusut tuntas.

"Enggak ada FPI mendukung siapa di Pilkada DKI, yang pasti mendukung untuk pemimpin muslim."

Begitu juga soal spanduk. Melalui akun Twitter resminya, FPI menegaskan bahwa tak pernah sekalipun memerintahkan untuk memasang spanduk dukungan itu. Menurut akun itu, spanduk ini merupakan fitnah yang dilakukan pihak tertentu kepada FPI.

"FPI tidak memasang spanduk dukungan terhadap AHY sebagaimana yang difitnahkan. Jadi kalau masih ada yang sebar fitnah tersebut, berarti memang otak udang," tulis akun Twitter FPI, @HumasFPI dikutip merdeka.com, Rabu (4/1).

FPI menjelaskan, ada pihak yang ingin memfitnah pasangan Agus-Sylvi. FPI pun mengklaim tahu siapa yang bermain fitnah ini.

"Kubu Ahok main kotor, Sebar spanduk foto Habib Rizieq & FPI ajak dukung Agus-Sylvi. Tujuannya, buat opini kasus Ahok karena rivalitas politik," tulis akun itu. (sumber: Merdeka.com)

Share this: